PENTINGNYA MENTAL HEALTH BAGI GENERASI Z
Kondisi terbebasnya individu dari semua bentuk dan gejala ganguan mental merupakan pengertian dari kesehatan mental. Individu yang dikatakan sehat mental adalah individu yang menjalankan hidup (khususnya menyesuakan diri dalam menyelesaikan masalah yang ditemui) dengan menggunakan kemampuan-kemampuan yang dimilikinya, salah satunya kemampuan pengolahan stress. Kesehatan mental tidak dapat diremehkan. Kesehatan mental juga penting dan harus diperhatikan sama seperti kesehatan fisik. Kondisi kestabilan kesehatan fisik dan mental saling terkait dan mempengaruhi. Gangguan kesehatan mental bukanlah keluhan yang hanya berasal dari garis keturunan, melainkan juga karena tuntutan hidup yang membuat individu diposisikan pada kondisi stress kemudian berdampak pada kesehatan mental. Berdasarkan Dara Riskesda tahun 2017, Indonesia memiliki pravelansi gangguan mental seperti kecemasan dan depresi dengan persentasi 11,6% dari seluruh populasi dewasa. Jadi, jika Indonesia memiliki kurang-lebih 150.000.000 maka1740000 orang sedang menderita gangguan mental emosional (Depkes, 2007). Data yang telah tersedia mengisyaratkan bahwa kesehatan mental perlu mendapatkan perhatian dengan menyediakan alternatif penanganan atau rangkaian pengobatan yang tepat.
Generasi Z merupakan generasi yang muncul setelah generasi milenial. Generasi yang dapat dikelompokkan menjadi generasi z adalah mereka yang lahir di periode 1995 – 2010. Generasi Z adalah generasi yang mempunyai dinamika yang luar biasa, mengapa tidak? Mereka lahir dengan kondisi globalisasi dan teknologi informasi yang terus menerus berkembang dari hari ke hari. Generasi yang cenderung diasuh oleh teknologi karena orang tua sibuk mencari pekerjaan. Generasi yang mulai kurang mementingkan pergaulan di dunia nyata dan sibuk meraih kepopuleran di dunia maya. Namun, generasi ini rentan mengalami gangguan mental. Mengapa? Mereka cenderung membandingkan diri mereka dengan capaian atau hal yang tidak bisa merka raih, tetapi melihat teman-teman mereka yang memamerkannya di dunia maya. Keberlanjutan ini dapat mengganggu kesehatan psikis mereka ketika mereka hanya berfokus untuk membandingkan diri dan memikirkan capaian orang lain tanpa bersykur terhadap apa yang dimilikinya. Maka dari itu, mental health menjadi kunci dalam keberlangsungan dan keberlanjutan generasi z.
Lalu, apa saja yang menjadi cara untuk mencapai kondisi sehat secara mental? Ini merupakan cara yang biasanya saya terapkan dalam diri saya selama menghadapi situasi yang menghadapkan saya pada kondisi yang sekiranya dapat menyebabkan saya mengalami down mental. Hal yang sering saya tanamkan adalah cintailah dirimu terlebih dahulu. Ini adalah beberapa cara mencintai diri sendiri ala saya.
1. Bersyukur
Dengan bersyukur, berarti kita telah menerima apa yang terjadi pada diri kita dan berterima kasih atas rahmat yang telah diberikan-Nya
2. Berdoa
Mencintai diri sendiri bukan melulu tentang keduniawian, melainkan juga tentang kesehatan spiritual yaitu hubungan kita dengan Tuhan kita.
3. Menikmati hobi
Melakukan hobi berarti kita membuar pribadi kita senang, senang merupakan bagian dari mencintai diri sendiri karena telah membawa hal positif dalam perasaan dan mental kita.
4. Maafkan kesalahan diri sendiri
Berdamai dengan pribadi dan berusaha memaafkan dan meminta maaf terhadap segala kesalahan yang telah kita perbuat, baik disengaja maupun tidak disengaja.
5. Berani berkata tidak
Menolak substansi yang bukan menjadi kewajiban anda dan memberikan waktu untuk diri anda beristirahat merupakan hal yang penting bagi kecintaan diri.
6. Percaya pada diri sendiri
Percaya pada diri sendiri berarti kita yakin pada hasil kerja keras, kemampuan, dan kekuatan yang ada dalam diri.
7. Tidak memperdulikan omongan orang yang tidak positif
Omongan yang tidak penting dan bersifat negative sebaiknya kita abaikan karena tidak akan membuat satupun perkembangan bagi pribadi kita.
8. Memperluas pergaulan hidup
Mmpeluas pegaulan akan menambah teman dan dapat mengenal berbagai karakter, ehingga kita tidak merasa diri paling sial atau pun merasa diri sendirian.
9. Jujur ke diri sendiri
Kecintaan terhadap diri dilakukan jika kita dapat jujur terhadap diri sendiri, menjadi diri sendiri, dan tidak membuat-buat agar kita dapat dipandang oleh orang lain. Jujur terhadap diri berarti anda dapat menerima diri anda sepenuhnya.
10. Meluangkan waktu untuk berlibur
Berlibur akan menghasilkan perasaan senang sehingga kita dapat menciptakan kodisi membuat kita terlepas dari egala beban berat yang sebelumnya telah kita gendong dalam jangka waktu yang panjang
Mental illness merupakan isu yang sering menerpa generasi-z yang menjalani kehidupan dengan globalisasi yang sedang marak terjadi. Kondisi dinamis dan kesenjangan antar pribadi dalam banyak hal kadang kala membuat generasi ini tidak dapat bersyukur dengan apa yang telah dia dapatkan. Mental health perlu digaungkan untuk menghalaunya. Caranya adalah dengan menanamkan kecintaan terhadap diri sendiri. Dengan bersyukur dan cara-cara lainnya dapat membantu kita dalam mencapai mental helath dalam kehidupan. Mari kita bersyukur terhadap apa yang kita miliki, jangan sampai kita menderita mental illness. Sekian dari saya
Om Santih Santih Santih Om
sumber:
http://jurnal.unpad.ac.id/prosiding/article/view/13535
Komentar
Posting Komentar