Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Agama

Niti Sastra

  Niti Sastra Niti sastra adalah ilmu pengetahuan tentang moralitas yang mengajarkan tentang bagaimana memimpin, mendidik, emmbimbing, dan bertingkah lakusesuai dharma dan keberanaran. Bayak orang juga mengartikan Niti Sastra adalah ilmu kepemimpinan tata negara. Niti Sastra berkaitan dengan Shana Niti, Artha sastra, Raja Dharma, Niti Sastra, dan Raja Niti. 1. Dharma Niti adalah kitab yang mengajarkan tentang pengaturan atau hukum yang mengatur dalam kehidupan bermasyarakat. 2. Raja Niti adalah kitab yang mengajarkan bagaimana cara memimpin 3. Raja Dharma adalah kitab yang mengajarkan b=kebenaran dan kewajibaneorang pemimpin 4. Artha Sastra adalah kitab yang mengajarkan bagaimana mengatur kesejahteraan dalam kehidupan di suatu wilayaah. Tujuan ajaran Niti Sastra disebut dengan Dharma Sidhyartha yang memiliki maksud pertimbangan untuk mencapai kebernaran dan kesejahteraan. Ada lima unsur: 1. Iksa adalah pandangan untuk mencapai kesejahteraan 2. Sakti adalah kekuata...

Wariga

  Wariga A. Pengertian Wariga 1. I Ketut Bambang Gede Rawi Wariga terdiri dari kata wara yag berarti hari dan Ika yang berarti itu, maka Wariga adlah ilmu yang emengajarkan tentang hari baik dan buruk bagi suaru pekerjaan yang akan dimulai (hayuning dewasa) 2. Ida Pedanda Talaha SawangWariga adalah kata dasar yang berarti ilmu tentang hari baik dan buruk untuk melakukan yadnya bagi umat Hindu 3. Ketut Guwang Wariga terdiri dari wara yang berarti memilai an I berarti menuju dan Ga adalah jalan. Jadi,Wariga adalah jalan menuju sempurna 4. Rontal Wariga Wariga terdiri dari wa adalah ngaran a padang Ri ada,ah ngaran tuntun, ga adalah ngaran sarira. Jadi, wariga berarti mencapai sesuatu yang suci dalam diri sendiri yaitu Sang Hyang Widhi B. Fungsi Wariga Wariga berfungsi untuk mempergunakan waktu sebaik-baiknya karena waktu memgang peran penting dalam kehidupan manusia C. Sumber ajaran Wariga Jyotisa adalah bagian dari Weda yang memuat pokok ajaran astronomi ...

Upakara dan Upacara Yadnya

Upakara dan Upacara Yadnya Pengertuan Upakara terdiri dari Upa yang artinya dekat atau mendekat dan Kara artinya perbuatan. Jadi, Upakara adalah saranan bhakti untuk mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi. Yadnya adalah karya suci tanpa pamrih berdasarkan Dharma. Scara terminollogi “Yadnya Ngaraning Manghanakan Homa”, “Yadnya Ngaraning Angihotradi Kapujan Sanghyang Siwagni Pinakadinya” Tujuan Yadnya adalah untuk menjabarkan ajraran Weda, menyeberangkan Atma mencapa Moksa, sarana menya,paikan permohonan kepada Hyang Widhi, sarana menciptakan keseimbangan dan suasana kesucian, sarana pendidikan yang bersifat praktis Landasan Yadnya 1. Iksa adalah tujjuan yang ingin dicapai melalui yadnya harus jelas 2. Sakti adalah haus menyesuaikan dengan tingkat kemampuan yang dimiliki 3. Desa adalah menyesuaikan dengan tempat dilaksanakan 4. Kala adalah keadaan wilayang/masyarakat 5. Tattwa adalah dengan merujuk pada ketentuan sastra agama (Sruti, Smrti, Nibandha). Standar mutu yan...

Agama vs Radikalisme

  Niti Sastra Niti sastra adalah ilmu pengetahuan tentang moralitas yang mengajarkan tentang bagaimana memimpin, mendidik, emmbimbing, dan bertingkah lakusesuai dharma dan keberanaran. Bayak orang juga mengartikan Niti Sastra adalah ilmu kepemimpinan tata negara. Niti Sastra berkaitan dengan Shana Niti, Artha sastra, Raja Dharma, Niti Sastra, dan Raja Niti. 1. Dharma Niti adalah kitab yang mengajarkan tentang pengaturan atau hukum yang mengatur dalam kehidupan bermasyarakat. 2. Raja Niti adalah kitab yang mengajarkan bagaimana cara memimpin 3. Raja Dharma adalah kitab yang mengajarkan b=kebenaran dan kewajibaneorang pemimpin 4. Artha Sastra adalah kitab yang mengajarkan bagaimana mengatur kesejahteraan dalam kehidupan di suatu wilayaah. Tujuan ajaran Niti Sastra disebut dengan Dharma Sidhyartha yang memiliki maksud pertimbangan untuk mencapai kebernaran dan kesejahteraan. Ada lima unsur: 1. Iksa adalah pandangan untuk mencapai kesejahteraan 2. Sakti adalah kekuata...