Langsung ke konten utama

Kampus Merdeka, Keuntungan yang Mahasiswa/i Dapat

 

Opini Kampus Merdeka

            Menghadapi era industi 4.0 tentunya tidak dapat dilakukan dengan mudah, seolah membalikkan telapak tangan. Harus ada beberapa cara yang dilakukan baik masyarakat atau pun pemerintah. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan baru yang dinamakan  kebijakan Merdeka Belajar yang targetnya utamanya adalah perguruan tinggi dengan bertajuk Kampus Merdeka. Kampus merdeka adalah suatu kebijakan yang dikeluarkan dengan tujuan untuk mendorong mahasiswa yang ada di Indonesia agar dapat menguasai berbagai bidang keilmuan yang tentunya berguna dalam dunia kerja.

Kampus merdeka mengizinkan mahasiswa dari universitas belajar di luar prodinya selama tida semester. Ini tentunya sangat baik menurut saya. Hal ini bisa menjadikan mahasiswa belajar hal-hal lain, tidak hanya yang didapatkan di program studi bersangkutan. Ini bisa membuat mahasiswa mengetahui banyak hal di luar program studi yang diikuti. Mahasiswa dapat mengeksplorasi lebih jauh dengan mengolaborasikan ilmu yang didapat di program studinya dengan ilmu yang didapat di luar program studinya sehingga nantinya memungkinkan adanya penemuan baru terkait keefektifan ilmu atau pun yang lainnya. Lingkup belajaar mahasiswa/i juga dapat meningkat berkat adanya pemilihan di luar prodi yang dia jalani. Lingkup belajar ini dapat meningkatkan relasi dan kekuatan antar universitas yang berbeda sehingga terciptanya angkatan yang solid guna mendukung adanya ketahanan dan kesatuan bangsa.

            Kebijakan ini sangat bagus karena mahasiswa/i tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga dapat melakukan kegiatan-kegiatan layaknya pengembangan diri. Kegiatan seperti magang atau praktik kerja sangat bagus bagi mahasiswa mengingat dalam situasi seperti ini keterampilan dan skill di lapangan sangat dibutuhkan, tidak hanya teori tapi juga praktek. Program ini juga baik karena dalam pelaksanaannya mahasiswa/i dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan, karena dalam program ini mahasiswa/i dapat memilih kegiatan wirausaha. Tak hanya itu, kebijakan yang ditetapkan pemerintah juga sangat terukur karena adanya program pengabdian masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya berdampak pada masyarakat tempat mereka mengabdi, ini juga dapat membantu dan menfasilitasi mahasiswa/i mengenal lingkungan dan belajar langsung di kemasyarakatan seperti fungsi dan peran serta Tri Dharma Perguruan Tinggi.

            Tak hanya kebijakannya terkait mahasiswa, kebijkan ini juga mengatur pembukaan program studi baru. Perguruan tinggu yang masuk kategori akresitasi A dan B yang akan diberikan otonomi. Ini sangat berguna tentunya menghadapi situasi seperti sekarang ini, mengingat dunia yang terus berkembang mengharuskan kita untung mengembangkan hal-hal baru, pun jika memerlukan pembukaan program studi yang baru.

            Selain hal tersebut, kebijakan ini juga memungkinkan mahasiswa/i suatu universitas belajar di universitas yang lain dengan terlebih dahulu melakukan kerjasama pertukaran. Ini sangat menarik karena mahasiswa/i dari kampus tertentu dapat pengalaman baru dan dapat menambah relasi pertemanan di universitas selain universitas asal dan juga dapat merasakan sistem pembelajaran di universitas berbeda. Pengalaman ini akan membuat mahasiswa/i berkembang, tidak hanya pengalaman tapi juga mental maupun kepribadian. Kebijakan ini juga dapat menciptakan lingkungan belajar yang meenangkan karena dapat bertukar pikiran dengan berbagai ideologi kampus yang berbeda. Bebas berekspresi juga semakin digaungkan karena mahasiswa antar universitas dapat saling bertukar pandangan kan pemikiran sehingga dapat menambah dan meningkatkan cara pandang dan mengekspresikan ide yang dia miliki.

            Di era industry 4.0 juga mahasiswa tidak diharapkan menjadi “sama”. Kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membentuk dan menempa keistimewaan di dalam dirinya sehingga memberikan nilai jual yang lebih di zaman sekarang. Pengembangan keistimewaan bisa saja didapat tidak melalui almamaternya sendiri, melainkan dari universitas lain yang memiliki ideologi/kebudayaan yang beraneka ragam.

            Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah kebijakan yang dikeluarkan dengan tujuan untuk mendorong mahasiswa yang ada di Indonesia agar dapat menguasai berbagai bidang keilmuan yang tentunya berguna dalam dunia kerja. Kebijakan ini sangan berguna karena dapat menciptakan kesolidan antar universitas, pengembangan kemampuan berekspresi, pengembangan jiwa kewirausahaan, juga dapat menghasilkan pribadi yang berbeda antar individu.

Komentar